Pembayaran Digital, Penggunaan dan Perilaku E-Wallet di Indonesia.
Unduh Sekarang
Riset Kadence International pada 2021 mengungkap persepsi dan penggunaan berbagai penyedia e-wallet yang umum digunakan di berbagai pasar dan wilayah di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, penerimaan terhadap transaksi contactless di Indonesia semakin meningkat, didorong oleh dukungan aktif pemerintah terhadap e-payments. Pandemi mempercepat peralihan menuju layanan digital ketika masyarakat menerapkan social distancing dan beralih ke platform online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Indonesia sejak awal memiliki potensi besar untuk beralih menuju cashless society. Negara ini memiliki populasi sebesar 270 million, dengan lebih dari 50% masyarakat belum memiliki akses ke layanan perbankan karena faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur. Namun, Indonesia merupakan salah satu negara terdepan di Asia dalam penetrasi internet dan mobile. Menurut studi Google, lebih dari 60% masyarakat Indonesia memiliki smartphone.
Menurut Bank Indonesia (BI), nilai transaksi uang elektronik mencapai IDR 201 trillion ($13.95) pada 2020, meningkat lebih dari 38% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penyedia e-wallet terus memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan yang berkembang pesat ini.
Kadence International baru-baru ini melakukan studi online mendalam mengenai profil, perilaku, dan preferensi pengguna e-wallet, termasuk:
- Brand apa yang memimpin di berbagai wilayah di Indonesia?
- Jenis transaksi apa yang paling umum dilakukan di setiap wilayah?
- Fitur apa yang dianggap paling penting oleh pengguna e-wallet?
- Bagaimana pengguna di Indonesia memandang berbagai brand e-wallet?